Tuesday, April 11, 2017

PERBEDAAN OPEN SOURCE DENGAN CLOSED SOURCE





        Perbedaan Open source dengan Closed Source antara lain:

  1. sistem operasi Open source bisa di dapatkan secara gratis dan cuma - cuma, sedangkan sistem operasi Closed source harus membayar dan membelinya.
  2. sistem Open source (Linux) dan sistem operasi Closed source (Windows) menggunakan sistem file yang sangat berbeda, Windows menggunakan file system yaitu FAT, NTFS, dan FAT32, sedangkan pada linux menggunakan system file yaitu: Ext2, Ext3, Ext4, ReiserFS, ReiserFS4, XFS, JFS.
  3. Open source bisa di kembangkan oelh semua orang atau melibatkan orang - orang di seluruh dunia sedangkan pada sistem operasi Closed source satu pengembang saja.
  4. sistem operasi Open source Linux sebenarnya adalah proyek pengerjaan sebuah kernel, sedangkan Closed source tidak hanya mengerjakan kernel saja tetapi semua aspek dalam sistem operasi.
  5. sistem operasi Closed source adanya lisensi yang mengharuskan pengguna menyediakan dana, sedangkan sistem operasi Open Source lisensinya gratis.
  6. sistem operasi Open source lebih aman di bandingkan sistem operasi Closed surce.
  7. Open source programnya lebih stabil, source kodenya juga telah di sediakan, program cepat dan jalan terus (keep on running).
  8. tampilan programnya lebih friendly dan soft, bersifat kompatible dengan berbagai software dan pengguna bahasa umum dan luas
  9. sistem operasi Open source (Linux) bila terdapat masalah developer yang mengawasi software dengan sistem operasi source maka akan lebih banyak menemukan bug dan kemudian segera memperbaiki atau bahkan menmukan bug dan kemudian segera memperbaiki atau bahkan mengembangkannya.
  10. sistem operasi Closed source ada sertifikat untuk setiap pembelinya, sedangkan sistem operasi open source tidak ada sertifikat khusus seetiap kita menggunakannya.
sekian dari saya semoga bermanfaat :)

0 comments

Post a Comment